Berkumpul di tempat keberangkatan yang telah ditentukan, memulai tour.
Kota Lama.
 Di kawasan ini terdapat beragam bangunan kuno bergaya arsitektur Eropa yang dibangun pada masa pendudukan Belanda. Sebuah gereja kuno yang dibangun pada tahun 1753 disebut gereja Blenduk. menjadi simbol kawasan kota lama. Ada sebuah bangunan lagi yang menyisakan keindahan design interior disebut gedung Marabunta yang merupakan bekas gedung Opera di jaman penjajahan Belanda. “Matahari” mata-mata yang paling kontoversial di jaman perang dunia pertama pernah berkunjung ke gedung ini sewaktu tinggal di Jawa.
Museum Jamu Nyonya Meneer.
Museum ini menampilkan gambar dan produk pembuatan jamu, baik secara tradisional maupun memakai mesin.
Museum Mandala Bakti
Museum ini menyimpan banyak koleksi senjata, mulai dari senjata tradisional bambu runcing, sampai senjata-senjata modern yang digunakan untuk berperang melawan penjajah Belanda.
Museum Ronggowarsito
Beragam koleksi sejarah dan arkeologi Jawa Tengah disimpan dalam museum ini.
Makan siang di lokal restaurant (lihat list restaurant di Kota Semarang).
Puri Maerokoco
Menampilkan 35 rumah khas tradisional dari 35 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah. Selain itu ditampilkan pula foto-foto potensi wisata dan kerajinan serta makanan dan minuman khas daerah masing-masing.
Klenteng Sam Po Kong

Klenteng ini dibangun untuk mengenang pendaratan Laksamana Cheng Ho (seorang laksamana dari Dinasti Ming-China) ke Jawa.
Showroom Kerajinan Dekranasda (jalan Pahlawan Smg)
Dekranasda menjual dan memamerkan barang-barang kerajinan dari seluruh Jawa Tengah di showroomnya. Tepat yang tepat untuk mencari referensi bisnis kerajinan Jawa Tengah.
Kawasan Oleh-oleh Jalan Pandanaran.
Makanan khas Semarangan seperti Wingko Babat, Bandeng Presto, Loenpia, dan lainnya dapat ditemukan di Pusat Oleh-oleh ini.
|