Hari I:
Museum Purbakala Sangiran

Museum Sangiran dapat ditempuh dari Solo kurang lebih selama 1 jam dengan menggunakan mobil/bis. Museum ini memiliki koleksi sejumlah fosil yang ditemukan pada lapisan batu gamping di seputar wilayah Sangiran. Yang menarik dari museum ini adalah ditemukannya fosil dari manusia purba Solo (Homo Soloensis) yang hidup 600.000-150.000 tahun yang lalu. Fosil ini merupakan fosil manusia purba tertua di Indonesia. Selain fosil manusia purba, museum tersebut juga memamerkan koleksi fosil gigi, tanduk, tulang dan gading atau taring. Untuk menambah pengetahuan tentang manusia purba, museum mengajak pengunjung untuk menyaksikan film tentang sejarah asal muasal manusia di Sangiran Theatre.
Candi Sukuh

Dari Sangiran perjalanan dilanjutkan menuju yang terletak di kaki gunung Lawu-Karanganyar. Perjalanan dapat ditempuh kurang lebih selama 2 jam. Candi ini sangat khas karena reliefnya sedikit erotis dan tidak sama dengan relief pada candi umumnya di Jawa. Relief pada candi tersebut menceritakan tentang kebaikan dan keburukan di dunia. Tawangmangu
Bagi penggemar “trekking”, anda dapat berjalan mengambil rute dari Candi Sukuh menuju Air Terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu melewati desa-desa lokal dengan pemandangan yang indah. Menginap satu malam di hotel di Tawangmangu.
Hari II:
Nikmati udara pegunungan yang sejuk dan segar di pagi harinya. Anda mempunyai waktu santai sampai waktu check out di siang hari.
|